JEPARA, Lingkar.news – Relawan Sedulur Prabowo Jepara mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada gelaran Pilpres 2024 di Astana Hinggil, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Sabtu, 29 Juli 2023.

Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid bersama mantan Gubernur Jawa Tengah pada periode 2008–2013, Bibit Waluyo serta Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Ari Wachid.

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Ari Wachid mengatakan bahwa, hadirnya Relawan Sedulur Prabowo Jepara untuk memperkuat dukungan terhadap Prabowo jelang Pilpres 2024 mendatang.

Lembaga Survei Ungkap 4 Alasan Elektabilitas Prabowo Paling Moncer

“Saya mengapresiasi kegiatan teman-teman hari ini dan juga mengucapkan selamat atas deklarasi dan pelantikan kepengurusan Relawan Sedulur Prabowo Jepara. Semoga hal ini memperkuat dukungan terhadap Prabowo jelang Pilpres 2024 mendatang,” kata Ari Wachid.

Ari mengaku, dirinya baru mendapatkan undangan kemarin siang, akan tetapi melihat antusias kawan-kawan yang hadir, mendorong pihaknya selaku pengurus partai untuk bekerja lebih keras lagi. Ke depan, pihaknya akan memetakan wilayah kerja masing-masing, yakni wilayah kerja partai dan wilayah kerja teman-teman relawan.

“Sinergi tetap, akan tetapi pemetaan itu wajib tidak semua akan memilih partai Gerindra, oleh karena itu jangan sampai suara kami (Partai Gerindra, red) kalah dengan suara para relawan. Harapannya yang jelas InsyaAllah 2024 akan tercetak sejarah baru Jepara dimenangkan oleh Prabowo Subianto,” tutur Ari.

Simulasi Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Dinyatakan Unggul Versi Poltracking

Ari menerangkan, berdasarkan hasil survei terakhir, elektabilitas Prabowo di Jawa Tengah sebesar 32 persen. Sedangkan di tahun 2019 hanya sebesar 20 persen.

Menurutnya, jika dikalkulasi, angka elektabilitas nasional sebesar 32 persen dengan basis suara tahun 2019 maka Prabowo Subianto sudah jadi presiden atau menang. Akan tetapi, lanjutnya, tidak bisa seperti itu, oleh karena itu target kita di Jawa Tengah minimal 50 persen.

“Untuk itu, survei 32 persen itu akan kita genjot melalui kinerja partai dibantu teman-teman relawan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari data survei elektabilitas 2019 sebesar 20 persen dan 2023 sebesar 32 persen, hal ini menunjukan peningkatan elektabilitas Prabowo Subianto. Jadi, menurutnya, angka 50 persen bukanlah angka yang mustahil diraih di Jawa Tengah.

“Tinggal kita tunggu nanti di bulan Oktober sampai dengan Desember mendatang. Kita akan mengadakan kegiatan besar dan Insya Allah Februari 2024 kita bisa 50 persen,” pungkasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Koran Lingkar)

By admin