DEMAK, Lingkar.news IKM Batik Mlatiharjan yang merupakan IKM binaan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerind) Kabupaten Demak menggelar pelatihan bagi pelajar.

Diketahui bahwa, Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang dikelola oleh Arif Purwanto dan Kusmidarminik ini, sudah berdiri sejak tahun 2013 dengan mengusung ikon khas Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Batik Mlatiharjan memproduksi batik tulis dan batik cap yang menjadi langganan tersendiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Demak, karena mengangkat motif unik khas Demak.

Dinnakerind Demak Bina IKM Batik Mlatiharjan yang Angkat Motif Potensi Lokal

Arif Purwanto mengatakan bahwa, tujuan dirinya mengadakan pelatihan bagi pelajar yaitu untuk memperkenalkan batik khas dari Kabupaten Demak.

“Berbagai ilmu kepada generasi pelajar dan generasi muda tentang membatik, karena ini merupakan batik ciri khas Demak, yang nantinya batik khas kabupaten kita bisa berjaya,” kata Arif, pada Jumat, 16 Juni 2023.

Saat pelatihan, para pelajar diberi pengetahuan kerajinan membatik dan juga diajari cara mencanting batik.

Dongkrak Daya Saing, Dinnakerind Demak Lakukan Pembinaan IKM Batik

“Anak-anak diberi pengetahuan tentang membatik. Kami juga memberikan kain yang digunakan untuk praktik membatik seperti nyanting,” tuturnya.

Ia mengaku, dirinya kerap dimintai dari berbagai pihak sekolah untuk memberikan pelatihan bagi murid-murid.

“Biasanya dari sekolah meminta kita untuk memberikan pelatihan. Kalau untuk tempatnya menyesuaikan, bisa di sekolah tersebut atau juga bisa di halaman sini (rumah produksi Batik Mlatiharjan, red),” ujarnya.

IKM Batik Mlatiharjan Binaan Dinnakerind Demak Latih Pelajar Membatik
ANTUSIAS: Para pelajar tampak bersemangat berlatih membatik dan mencanting batik. (Muhammad Burhanuddin Aslam/Lingkar.news)

Arif Purwanto dan Kusmidarminik juga berharap, dengan adanya pelatihan membatik bagi pelajar, bisa meningkatkan minat pelajar dan anak muda untuk berkarya khususnya membatik. 

“Semoga ada generasi muda yang bisa meneruskan kerajinan membatik dengan  mengangkat motif Kabupaten Demak ini,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinnakerind Demak Agus Sukiyono mengatakan bahwa, pihaknya sangat mendukung jika para IKM dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.

“Bagus itu, kalau ada IKM yang bisa memberikan pelatihan membatik kepada anak-anak sekolah,” kata Agus.

Menurutnya, hal itu bisa memberikan pengetahun tentang kerajinan membatik kepada generasi muda.

“Batik ini kan khas Indonesia, jangan sampai direbut oleh negara lain, dengan mereka memberi pelatihan-pelatihan membatik, semoga nantinya batik ini ada generasi penerusnya,” tandasnya. (Lingkar Network | Muhammad Burhanuddin Aslam – Koran Lingkar)

By admin