DEMAK, Lingkar.news Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, memiliki beberapa kejuruan salah satunya yaitu pembuatan roti dan kue. Kejuruan ini dinilai sangat cocok untuk mengembangkan bisnis catering.

Tujuan diadakannya kejuruan tersebut salah satunya adalah, meningkatkan skill dan kemampuan peserta BLK Demak dalam pembuatan roti dan kue agar dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri atau pun usaha kelompok yang bermanfaat bagi masyarakat.

Instructur Processing Hasil Pertanian, Endah menjelaskan bahwa, kejuruan pembuatan roti dan kue baru berjalan pada 9 Maret 2023 dan akan selesai sekitar 2 minggu lagi.

Menurut Endah, hasil praktik peserta BLK Demak di kejuruan pembuatan roti dan kue sudah layak untuk bisa dijual di pasaran.

Dinnakerind Demak Harap Peserta BLK Mampu Tekan Angka Pengangguran

“Dalam masa praktik pembuatan roti dan kue, hasilnya tidak langsung dilakukan penjualan ke lapangan, akan tetapi kami melakukan evaluasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Endah mengatakan, untuk mengevaluasi kelayakan pembuatan roti dan kue dari peserta BLK Demak, maka hasil praktik tersebut dibagikan ke peserta untuk diberikan ke tetangga atau teman.

“Hasil praktik tersebut biasanya dibagikan ke peserta dan dikasihkan ke keluarganya, tetangga atau pun temannya. Itu sebagai salah satu bentuk promosi juga,” tuturnya.

Tekan Angka Pengangguran, Dinnakerind Demak Gelar Pelatihan Kerja

Endah juga mengungkapkan bahwa, banyak masyarakat yang sedang menyelenggarakan acara hajatan, memesan roti maupun kue dari kejuruan tersebut.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan berbasis kompetensi dari kejuruan pembuatan roti dan kue, Alfi yang berasal dari Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi adanya pelatihan di BLK Demak berasal dari Instagram resmi BLK Demak.

Alfi mengungkapkan, dirinya tertarik mengikuti pelatihan di BLK Demak karena ingin mengembangkan bisnis yang dijalankan keluarganya.

“Tujuan mengikuti pelatihan ini, untuk ke depannya bisa mengembangkan bisnis keluarga sendiri,” kata Alfi.

Dinnakerind Demak Lakukan Study Banding Pembangunan Industri di Pemalang

Alfi juga menambahkan, pelatihan tersebut sangat cocok dengan bisnis yang dijalankan keluarganya. Maka dari itu, dirinya berinisiatif untuk masuk ke pelatihan dengan kejuruan pembuatan roti dan kue yang ada di BLK Demak.

Alfi berharap, dengan mengikuti pelatihan tersebut, dirinya bisa lebih memahami proses pembuatan roti atau pun kue. Dirinya juga mengaku sangat menikmati pelatihan di BLK Demak karena banyak bertemu dengan kenalan baru yang sangat menyenangkan.

“Dengan adanya pelatihan seperti ini setelah lulus bisa berwirausaha sendiri. Kalaupun belum bisa berwirausaha sendiri bisa keterima kerja yang lebih baik,” harapnya. (Lingkar Network | Muhammad Burhanuddin Aslam – Koran Lingkar)

By admin